Artikel Kesehatan

Memahami Peran Dokter Kulit serta Berbagai Bidang yang Ditanganinya

oleh :
( dr. Nina Roiana, Sp. KK )

Dewasa ini, masih ada sebagian orang yang menganggap kalau dokter kulit dengan dokter kecantikan adalah sama, padahal keduanya berbeda. Dokter kulit adalah seorang dokter yang berperan menangani dan mengobati berbagai kondisi atau penyakit pada kulit, rambut, kuku, dan mukosa atau selaput lendir, hingga permasalahan pada kelamin. Karena itu diberikan gelar SpKK (Spesialis Kulit dan Kelamin).

Peran dokter kulit dalam menangani penyakit kulit

Dokter kulit menangani berbagai penyakit pada kulit. Secara umum, digolongkan menjadi 6 bagian yaitu:

  1. penyakit kulit non-infeksi (dermatitis numularis, ruam popok, dermatitis seboroik, biang keringat, liken simplek kronik, dan sebagainya)
  2. penyakit kulit infeksi (jamur, varisela dan herpes zoster, kusta, folikulitis, infeksi bakteri di kulit, pitiriasis versikolor, skabies dan sebagainya)
  3. penyakit kulit alergi – imunologi (dermatitis atopik, alergi obat, biduran atau kaligata, psoriasis, pemfigus, lupus eritematosus kutaneus, dermatitis kontak dan sebagainya)
  4. kondisi terkait kosmetik atau kecantikan (jerawat, flek atau melasma, keloid atau jaringan parut, alopesia atau kebotakan, rambut rontok, dan sebagainya, serta tindakan di bidang kosmetik seperti peeling, laser, mikrodermabrasi, skin needling yang umumnya bertujuan membuat kulit menjadi tampak lebih sehat dan terawat.
  5. tumor kulit jinak (keratosis seboroik, nevus melanositik, dan sebagainya) dan tumor kulit ganas (karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, melanoma maligna dan sebagainya)
  6. venereologi atau infeksi menular seksual (kencing nanah, herpes simpleks, kutil kelamin, dan sebagainya).

RS St. Elisabeth akan membuka pelayanan baru di bidang kulit yaitu klinik kecantikan atau skin care. Pelayanan yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Chemical peeling: menggunakan bahan kimia yang dioleskan di permukaan kulit antara lain wajah, leher, punggung tangan. Chemical peeling dapat memperbaiki kerut wajah, flek atau melasma, jerawat; serta membuat kulit tampak menjadi lebih muda dan bersinar.
  2. Mikrodermabrasi: tindakan meratakan kulit secara mekanik, dapat memperbaiki kerusakan kulit akibat sinar matahari, penuaan dini kulit, kelainan pigmentasi dan sebagainya.
  3. Skin needling dan elektropolasi: tindakan rejuvenasi kulit dengan automatic needling dan elektropolasi sehingga efektif mengantar zat aktif ke dalam berbagai lapisan kulit wajah maupun kulit kepala. Prosedur ini dapat meningkatkan proses pembentukan kolagen, mengencangkan dan mencerahkan kulit, memperbaiki kerut wajah, skar akibat jerawat, serta memperbaiki kebotakan.
  4. Radiofrekuensi: teknologi mutakhir ini menjanjikan wajah yang terlihat lebih kencang tanpa harus melalui operasi sekalipun. Pada radiofrekuensi, kulit akan dipanaskan diharapkan panas tersebut mampu merangsang pembentukan kolagen dibawah kulit inilah yang mampu membuat wajah terasa lebih kencang dan memperbaiki kerut wajah.
  5. Terapi fotodinamik: teknologi ini bermanfaat untuk jerawat, mencerahkan wajah dan membuat bersinar (glowing).
  6. Jetpeel: membersihkan kulit dari sel kulit mati, komedo dan menghidrasi kulit.
  7. Beberapa prosedur untuk menghilangkan skar jerawat seperti tindakan subsisi, punch excision, punch elevation serta CROSS TCA.

Dokter kulit akan mendiagnosis dan memberikan terapi penyakit kulit untuk pasien dari segala usia. Dokter kulit juga melakukan perawatan kecantikan sesuai kebutuhan pasien. Perlu dibedakan dengan dokter kecantikan yang umumnya tidak menangani penyakit, melainkan hanya menangani kulit yang sehat agar tampak menjadi lebih cantik. Beragam masalah pada kulit dapat ditangani oleh dokter kulit. Jangan segan konsultasi ke dokter kulit jika mengalami gangguan kulit. Dokter kulit akan membantu Anda mengatasi hal tersebut, dengan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan sesuai kondisi yang dialami.

Read more...

 

Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Pemerikasaan Kesehatan usia dini sangat lah penting, RS St. Elisabeth Bekasi bekerjasama denga TK Marsudiri melakukan pemerikasaan kesehatan atau Medical Chek Up secara berkala bagi murid-murid TK marsudirini, pemerikasaan kesehatan dilakukan secara berkala setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan meliputi pemeriksaan gigi, pemeriksaan tumbuh kembang anak dan kesehatan secara umum oleh tim kesehatan  RSE.

RS St. Elisabeth masih membuka ruang kerja sama dengan sekolah-sekolah lain yang membutuhkan pelayanan dibidang kesehatan, termasuk pula penyuluhan dengan tema kesehatan.

Untuk informasi lebih lengkap silahkan menghubungi

Marketing RS St. Elisabeth 021 824 30101 Ext. 412 atau Customer Service 0812 8816 4142

Read more...

 

Baksos Pelayanan Kesehatan

Bakti Sosial RS St. Elisabeth

Sebagai perwujudan pelayanan kepada masyarakat, RS St. Elisabeth secara berkala mengadakan Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan.  Selain bertempat di RS St. Elisabeth, baksos diadakan diluar Rumah Sakit. Kegiatan bakti sosial diadakan bekerjasama dengan instansi, perusahaan dan lembaga masyarakat

Untuk itu Rumah Sakit Elisabeth akan menyambut baik penawaran kerjasama bakti sosial dari instansi lembaga masyarakat,  tentunya yang sejalan dengan visi dan misi Rumah Sakit.

Read more...

 

Survey Akreditasi

Survey Akreditasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di RS St. Elisabeth

RS St. Elisabeth telah menjalani proses survey akreditasi oleh Komisi Akredirasi Rumah Sakit (KARS) pada tanggal 18 – 20 Mei 2017.  Survey akreditasi dijalankan oleh semua rumah sakit di Indonesia untuk mengetahui standar mutu pelayanan yang diberikan ke pasien.  Hasil survey oleh tim KARS ada beberapa tingkatan, di mana tingkat tertinggi adalah Paripurna.

Dalam hal ini  RS St. Elisabeth pada tanggal 8 Juni 2017 oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) telah dinyatakan lulus akreditasi dengan  tingkat PARIPURNA.

Read more...

 

Siang Klinik RS St. Elisabeth

Siang Klinik RS St. Elisabeth

Siang Klinik di RS St. Elisabeth telah dilakukan secara rutin dengan tema dan pembicara yang berbeda.  Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh dokter internal RSE, tetapi juga dihadiri oleh dokter-dokter rekanan maupun yang ada di sekitar RSE.  Para dokter sangat antusias mengikuti acara ini.

Diharapkan dengan adanya Siang Klinik di RS St. Elisabeth, maka update informasi kesehatan terbaru dapat tersampaikan, sehingga diharapkan akan meningkatkan pelayanan dokter terhadap pasien.

Read more...